Bintang Jungler LGD Condi Terjerat Permasalahan Pengaturan Skor – Lebih dahulu sempat pula mencuat permasalahan pengaturan skor di scene handal League of Legends yang terjalin di region LMS. Kala itu mengaitkan Dragon Gate Team yang akibatkan regu ini ditendang secara permanen oleh Garena dari League of Legends Master Series (LMS).
Bintang Jungler LGD Condi Terjerat Permasalahan Pengaturan Skor
Walaupun demikian, masih terdapat pula pihak yang tidak menjadikan perihal ini selaku pelajaran. Permasalahan pengaturan skor ataupun match- fixing kembali terjalin serta ironisnya mengenai region besar di LOL Esports, LPL. Xiang “Condi” Ren-Jie, jungler dari regu LGD Gaming ini di-suspend sepanjang 18 bulan atas tudingan match-fixing serta blackmail.

Bersumber pada laporan dari LPL, Condi dihukum sebab berpartisipasi, sediakan data serta turut dan dalam aksi yang menodai nilai murni kompetisi. Tidak hanya Condi, manajer LGD, Song “Hesitate” Zi-Yang pula memperoleh hukuman ialah banned permanen dari seluruh kompetisi League of Legends. Ia ketahuan sudah mengecam Condi buat melaksanakan pengaturan skor. 2 pemain acedemy LGD, Fdy serta Intruder pula kena suspend sepanjang 10 bulan sebab ikut serta dalam aksi pengaturan skornya.
Condi mengaku sudah memasang taruhan pada pertandingan LGD dikala menjajaki turnamen NEST di dini tahun ini. Tetapi dirinya setelah itu memilah buat menyerahkan diri dikala managernya malah menyuruhnya atur skor lagi di LPL Summer Split, apalagi mengecam hendak membeberkan tindakannya yang kemudian bila tidak ingin bekerja sama.
Tidak cuma menemukan hukuman dari LPL, Condi pula langsung dipecat dari LGD bersama dengan 2 pemain academy, dan si manager Hestitate. LGD dikabarkan lagi menginvestigasi peristiwa ini serta bisa jadi hendak mengambil jalan hukum buat menyelesaikannya.
Dikira selaku salah satu jungler terbaik, tidak gampang untuk Condi memperoleh pengakuan tersebut. Awal kali bertanding di League of Legends Pro League mulai tahun 2015, Condi diketahui selaku ‘pencuri’. objective dikala bermain di Team WE, lalu bawa regu ini ke Worlds 2017, saat sebelum pindah ke LGD Gaming pada akhir 2018.
Tidak cuma hanya kehabisan waktu 18 bulan buat bertanding di turnamen, tetapi bisa jadi ini dapat saja jadi akhir dari karir Condi di scene professional League of Legends. Akibat dari kesalahannya ini, Condi mengganggu karir yang sudah dibangunnya semenjak tahun 2015. Gimana pendapatmu Sobat Esports?